Yakkkk setelah osn, ada yang namanya pelatnas alias
pemusatan latihan nasional yang terbagi atas 4 tahap. Tahap pertama ini, pesertanya
adalah medalis OSN 2014 dan beberapa veteran. Karena saya berhasil meraih perunggu
di osn 2014 saya juga diundang. Surat undangan pelatnas ini bagaikan
berkah luar biasa ketika datang ke sekolah karena saya sudah sangat bosan
bersekolah.
Sebelum pelatnas ini sendiri, ada PJJ pelatnas yang saya telat 1 minggu karena emailnya masuk spam. Ternyata soal pjj pelatnas sangat susah. Saya hanya mengerjakan beberapa soal yang masih dalam jangkauan level
saya, dan beberapa soal yang pernah saya lihat. Saya lebih fokus mempelajari
C++ karena pelatnas kali ini wajib menggunakan C++ sementara saya belum pernah
belajar C++. Sebelum pelatnas, sudah tidak ada masa pelatihan dari sekolah. ‘Nanti di sana belajar dulu, tidak
langsung tes’ kata guru sekolah saya. Saya mengira..yahh mungkin soal pjj kemarin
diambil dari soal-soal final pelatnas jadi susah, mungkin nanti waktu
pelatnas, soalnya bisa dikerjakan asal mengikuti penjelasan dengan baik.
I’ve never been so wrong in my life. Kenapa? Yah..waktu
pelatnas telah tiba, saya pun berangkat ke bandung via pesawat dan dijemput
oleh sepupu saya yang berkuliah di bandung. Sialnya dalam perjalanan ini botol
minum saya hilang ketika turun pesawat. Kemudian saya berangkat menuju lotus hotel
yang dijadikan tempat penginapan peserta pelatnas toki kali ini. Setiap kamar
berdua, dan saya sekamar dengan om Turfa (jangan salah, ini peserta juga).
Malam pertama ini..ambigu ya malam pertama. Waktu malam dari hari pertama pelatnas adalah sesi perkenalan peserta,
asisten, pembina, pengurus, sistem penilaian, jadwal, dan sebagainya. Keesokkan
harinya diadakan pembukaan pelatnas di wisma kartini. Kemudian dari wisma
kartini menuju ke ITB, hari ini ada beberapa sesi kelas, penjelasan, dan
lain-lain. Oh iya pelatnas kali ini peserta disuruh membawa laptop sendiri,
saya jadi berhasil membeli laptop baru wahahaha. Karena dengan laptop
masing-masing kami diberi tempat koding yang nyaman, ruang terbuka, bukan dalam
lab yang tertutup.
Pengarahan di malam hari pertama
Tempat latihan, foto by xing xing
Kehidupan pelatnas ini cukup sederhana, tiap pagi di hotel
mempersiapkan diri untuk berangkat ke ITB (kalau nggak salah jam 7an kumpul
semua di lobby biasanya). Nah ada 3 angkot untuk membawa kami ke ITB ( ini
pertama kali saya naik angkot, di pontianak jarang yang naik angkot). Di ITB
biasanya ada sesi kelas, kemudian sesi latihan yang sesuai dengan materi kelas.
Di sinilah kesalahan saya, beberapa materi mungkin tidak asing dan
penjelasannya masih dapat saya pahami. Tetapi soal latihan yang diberikan
sungguh sulit bagi saya. Setiap harinya saya biasanya hanya AC 1-2 dari 4 soal,
itupun setelah dijelaskan solusinya oleh yang AC duluan. Kemampuan koding saya
sungguh masih kurang, saya bahkan sempat menanyakan ‘apa itu pair?’ kepada
pembina.
Saya mempelajari banyak hal baru di pelatnas, terlalu
banyak, tidak mampu saya terima semua. Dalam segi materi sendiri masih banyak
yang baru bagi saya, atau yang saya belum bisa. Seperti graf, DP, DnC, geometri,
dan sebagainya. Sementara dari segi koding C++, saya mempelajari struct, pair,
STL sort, vector, STL queue, STL stack, dan sebagainya.
Saya menyadari perbedaan kemampuan yang jauh antara saya
dengan peserta lain, meskipun saya juga berhasil meraih medali dalam kontes OSN
yang sama, tetapi mereka sangat jago dibandingkan saya. Hal yang sangat mengesankan adalah ketika Pak Rully
(salah satu dosen pembina) memberikan soal SPOJ di kelasnya, yang bagi saya
sangat sulit, beberapa peserta hanya perlu beberapa menit untuk AC, dan
mendiskusikan timenya. Saya sungguh kagum, karena mereka tidak perlu waktu yang
lama untuk coding, debug dan mengejar solusi AC dengan time terbaik. Sungguh
berbeda dengan saya, saya sama sekali tidak memiliki solusi untuk soal yang
diberikan.
Kemungkinan saya bisa lolos pelatnas 1 ini sangat kecil,
nilai latihan, kuis maupun simulasi saya sangat jelek dibandingkan peserta
lain. Hal-hal yang terjadi selama pelatnas ini adalah (yang saya ingat) :
- Setiap hari biasanya ada latihan dengan waktu yang cukup lama dari seusai kelas (biasanya jam 10an-11an) hingga jam 5 sore..apa jam 6 ya saya lupa.. diselangi istirahat dari jam 12 hingga jam 1 dengan makan siang.
- Makan siang, snack pagi, snack sore, dan makan apapun ada beberapa aturan. Buanglah sampah pada tempatnya (ini normal banget), dan ada piring dewa. Piring dewa ini benar-benar dewa yang bisa menyelamatkan orang, piring dewa adalah tempat menyimpan makanan yang tidak diinginkan yang kemudian dapat dimakan oleh yang berminat, piring ini beberapa kali membantu saya karena saya tidak kuat makan pedas. Ada juga permen dan kopi serta milo yang boleh diambil, tetapi stock terbatas dan terkadang terjadi perebutan.
- Sarapan dan makan malam dilakukan di lotus hotel. Sarapan cukup biasa tetapi makan malam selalu enak..entah karena lapar atau stress. Kadang-kadang juga ada snack malam di hotel, biasanya siomay yang kalau telat keburu habis. Pernah juga diberi 2 bungkus snack ukuran besar tiap orangnya, dan kadang-kadang ada ultra milk.
- Ini pertama kalinya saya menggunakan laundry, jadi setiap hari apa gitu biasanya diadakan pengumpulan laundry dan setelah laundrynya selesai biasanya kantong plastiknya diperebutkan untuk laundry selanjutnya.
- Saya biasanya singgah ke kamar josua dan ragil, bukan singgah sih..ngerumpi. Kamar josua dan ragil ini sudah seolah tempat perkumpulan kamar 1 lorong ini. Kamar-kamar ini terpisah 3 lokasi jadi 1 lokasi dengan lokasi lainnya rada ngansos.
- Saya mendapatkan game seperti cookie-clicker dan acakata yang biasa dimainkan sewaktu istirahat atau stress ngoding latihan atau bagi yang imba(jago) setelah full-score latihan. Sementara di malam hari kadang DOTA dan juga CS.
- Ada psikotest yang diikuti semua peserta, lama banget dan sepertinya peserta lain cukup mudah mengerjakannya, tidak seperti saya. (Dan memang terbukti dengan hasil psikotestnya).
- BIT(Binary Indexed Tree) adalah materi yang sangat membuat saya tertarik, dan saya berhasil AC 1 soal simulasi terakhir dengan BIT.
- Wynne berulangtahun, dirayakan dengan domino pizza yang banyak.
- Saya berkenalan dengan seorang makhluk bernama Yusuf atau dipanggil Ucup, yang banyak sekali aibnya jika saya buka semua bisa 2 paragraf. Tapi Yusuf ini banyak membantu saya dalam belajar.
- Ada kejadian ‘toki weak’ yang saya gatau detailnya, sepertinya hack wifi.
- Adanya kejadian angkot mogok (untung bukan angkot yang saya naiki), jadi 1 angkot tiba di ITBnya telat dan mentrigger kejadian yang tidak terlupakan.
- Hari minggu adalah hari yang lain dari hari normal.. hari minggu pertama bebas, dan saya habiskan hanya dengan di hotel, saya telat sarapan jadi saya mesan mcD . Hari minggu kedua, jalan pagi sehat kemudian bermain sekaligus olahraga. Hari minggu ketiga jalan-jalan ke gunung tangkuban perahu, dilanjutkan ke deRanch yaitu tempat berkuda dan beberapa macam arena rekreasi lain seperti memanah, masuk dalam bola di atas air, ada sepeda squidward juga, lalu ada yang kayak trampolin gitu tapi ini kita dilontarin ke atas tinggi banget, pingin banget nyoba tapi ada batas berat katanya..
Di Tangkuban Perahu
Saya sedang memanah, foto by Cenna
- Sementara minggu keempat adalah hari kepulangan, ada yang pulang senin juga sih..dan ada event pasar seni ITB yang membuat macet luar biasa sehingga saya ketinggalan pesawat :’( . Saya tekor hampir 1 juta karena ini.. dan menyebabkan saya harus pulang di hari selasa. Semua peserta pelatnas di lotus hotel termasuk pengurus-pengurus pelatnas maksimal senin pulangnya, jadi saya dapat kamar baru yang untungnya tak perlu saya bayar lagi. Ini sedih banget hari senin setelah pada pulang , saya cuman main laptop, nonton tv dan makan mcD di kamar sendiri.
- Pernah juga ice skating (di PVJ kalau ngga salah) setelah kuis atau simulasi..saya lupa, dan ini pertama kalinya saya ice skating, buset susah banget..sementara ada anak kecil yang jagonya bukan main. Saya sempat jatuh dengan sangat keras dan kehilangan penglihatan dan pendengaran untuk sementara(<=1 menit).
- Malam hari, karena belum kenyang dengan makan malam biasanya pada mesan kfc, yang karena deliverynya lama banget berubah jadi mcD.
- Ada repeating juga untuk ngerjain kembali soal-soal latihan sebelumnya, ada juga kelas C++11 special feature yang tidak jadi, diganti kontes practice, berkat kontes practice saya jadi mengenal COCI.
- Saya pernah ditegur karena tidak mengerjakan sama sekali 2 soal SPOJ yang diberikan, awalnya saya memang tidak bisa jadi saya skip..kemudian kelupaan hingga esoknya. .
- Ada 1 soal yang dapat diselesaikan dengan solusi lain tetapi dipaksakan menggunakan solusi yang diinginkan (DnC kalau nggak salah), kalau menggunakan solusi lain jadi -1 skornya kalau gak salah.
Kemudian pada akhir pelatnas, yaitu setelah simulasi
terakhir diberi video yang sepertinya merupakan clue hasil pelatnas tetapi
sangat random. Kemudian ada game mencari burung kertas origami yang
tersebar di lantai 3 sama lantai 2 (kalau gak salah) ITB..yang berisi kode-kode
buat hasil pelatnas sepertinya tetapi batal mungkin karena kelamaan..jadi
akhirnya, dibagikan hasil tes psikotes kemudian di beri minum teh dan ketika
diminum, ada yang berkata tehnya asin, tapi rasanya punya saya manis..Yah
seperti yang diduga, yang tehnya asin yang lolos ke pelatnas 2, dan saya tidak
lolos..kemudian kami berkumpul untuk foto bareng, wajah saya sungguh suram
setelah mendengar hasil ini.
Foto Penutupan Pelatnas 1 TOKI 2015
Yahh jadi inilah akhirnya..setelah saya pulang dengan
selamat (setelah tekor karena ketinggalan pesawat), saya sibuk dengan sekolah
dulu, susulan, dan sebagainya, kemudian liburan akhir
semester..menuju 2015.





